• 08533-699-8862
  • pcisnukabkediri@gmail.com
  • Mon – Fri: 8:00am – 7:00pm
PC ISNU Kab. Kediri PC ISNU Kab. Kediri
  • Beranda
  • Profil
    • Susunan Pengurus
    • Program Kerja
    • Tentang Kami
    • Visi Misi
  • Informasi
    • Seragam ISNU
    • Cara Menjadi Anggota ISNU
  • AHAD PAGI
  • Download File
  • KHAZANAH ISLAM
    • DUA SALING
    • Sikap Islam Terhadap Budaya
    • Kick Off
    • Amanat ?
    • Hijrah Berguru
    • Jangan Salah Semangat
    • Buku Muʼtamar ke-XXII Partai Nahdlatul ʼUlama
  • GALERI
    • Galeri Video
  • January 22, 2023
  • adminisnu
  • 0 Comments
  • 238 Views
  • 2 Likes
  • CATATAN AHAD PAGI

ISLAM [4]

SEKALI lagi, saya merasa penasaran dengan istilah humanisme. Saya cari lagi istilah tersebut. Tidak sulit menemukannya. KBBI menyedot perhatian saya dengan mengurai empat arti. Kali ini, saya nukil dua saja. Pertama, humanisme adalah aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik, dan kedua, kemanusiaan. Penasaran saya sedikit terobati. Karena itu, jika suatu saat nanti ada yang mengatakan tentang istilah ini, maka yakinlah dipikiran saya tertuju pada kemanusiaan, titik.

Jika humanisme adalah kemanusiaan, bagaimana dengan istilah humanisme Gus Dur? Dua pendapat mengatakan sama. Pendapat pertama oleh Umam yang ditulis di ibmtime.id. pendapat kedua ditulis oleh Akbar Darojat dalam geotimes.id. Kedua penulis ini mengatakan bahwa humanisme Gus Dur adalah berlandaskan pada ajaran-ajaran Islam. Kedua penulis ini mengutip tulisan dalam sebuah buku yang ditulis oleh Syaiful Arif, Humanisme Gus Dur. Singkatnya, Gus Dur berperilaku humanis, berarti menerapkan ajaran-ajaran Islam, terutama tentang kemanusiaan.

Saya menemukan tulisan Gus Dur di buku Agama, Demokrasi dan Transformasi Sosial. Dalam buku ini Gus Dur menulis tentang jaminan keselamatan dalam Islam. Ada lima jaminan dasar yang terdapat Islam. Lima jaminan ini adalah dasar, yang konsisten dijalankan Gus Dur dalam setiap kiprahnya.

Saya sekali lagi, saya merenung tentang sosok Gus Dur. Dalam renungan saya tersimpulkan, berarti Gus Dur selama ini bersikap tegas dalam segala tindakannya karena memegang kuat prinsip ajaran Islam tentang kemanusiaan. Gus Dur konsisten meski konsistensi dianggap kontroversi. Gus Dur terus konsisten memperjuangkan sisi kemanusiaan. Banyak orang di luar sana hanya bereaksi terhadap arti dan istilah humanisme. Gus Dur sudah melangkah melampaui arti dan istilah-istilah yang terkadang, kita terkungkung hanya pada istilah tidak pada substansi. Apa saja kelima jaminan dasar keselamatan dalam Islam? Pertama, jaminan keselamatan fisik seseorang. Kedua, Jaminan dasar keselamatan keyakinan agama [fi salamatil aqidah]. Ketiga, jaminan dasar menyangkut keutuhan rumah tangga. Keempat, jaminan terhadap keselamatan hak milik, dan kelima, jaminan terhadap keselamatan akal.

Itu dulu ya woyyy….

Rujukan:
M. Masyhur Amin & Mohammad Najib (ed), Agama, demokrasi dan transformasi social.
https://kbbi.web.id
https://ibtimes.id
https://geotimes.id

Sholihuddin
Pemerhati bahasa & budaya, yang kebetulan menjadi ketua PC ISNU Kabupaten Kediri

Tags:
ahadcatatanisnu Kab Kedirinahdlatul Ulamapagi
Prev PostKERAMAT KARENA BOJO GALAK?
Next PostGEGARA SAKHO’, MUSUH MENJADI KEKASIH
Related Posts
  • MEMBACA GUS DUR [7] January 25, 2025
  • MEMBACA GUS DUR [6] January 19, 2025

Leave a Comment Cancel Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

pcisnukabkediri@gmail.com Email
08533-699-8862 No. WA
Ngadirejo, Kota, Kota Kediri, East Java 64129 Kantor
Candradimuka Digital 2022 - All Rights Reserved.