Notifikasi

Pesan sistem diletakkan di sini.

Diskusi Sarjana

Merawat Tradisi Nahdlatul Ulama,
Mengembangkan Keilmuan,
Mengabdi untuk Peradaban.

Selamat datang di Knowledge Platform ISNU Kabupaten Kediri. Wadah terpadu khidmat pemikiran sarjana dan profesional demi peradaban madani yang mandiri, berkeadaban, dan terukur secara transparan.

Scroll Jelajahi

Editorial Highlight

Gagasan Unggulan Pekan Ini

Buku AI Pesantren
Fokus: berita
DEPARTEMEN Berita 3 menit membaca

PADAHAL SEKALI SYAHADAT

"Sesungguhnya Dihyah Al-Kalbi adalah seorang raja kafir dari bangsa Arab. Rasulullah saw. sangat mengharapkan akan Islamnya, karena ada tujuh ratus orang dari keluarganya yang berada di bawah kekuasaannya. Nabi saw. mendo’akannya dan bersabda: “Ya Allah karuniakanlah Islam pada Dihyah Al-Kalbi.”"

Membuka Akses Kontribusi

Jelajahi 9 Departemen Khidmah

Masing-masing bidang kepengurusan di bawah naungan ISNU Kabupaten Kediri secara mandiri menerbitkan esai ilmiah, program kerja, dan rekomendasi kebijakan taktis.

Media & Komunikasi Publik

Sistem humas, tata kelola portal pemikiran, optimalisasi penyiaran ISNU TV, dan penyeimbang opini keagamaan di media digital.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Hukum, Advokasi & Kebijakan

Klinik bantuan hukum gratis, perumusan naskah akademik kebijakan pemkab, serta penyuluhan hukum hak kekayaan intelektual (HKI).

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Ekonomi & Pemberdayaan UMKM

Pendampingan sertifikasi halal gratis untuk pedagang kecil, penguatan koperasi syariah pesantren, dan inkubator usaha mikro digital.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Tata Kelola Organisasi & Kaderisasi

Database sarjana terintegrasi se-Kediri Raya, program kaderisasi kepemimpinan, dan penyusunan peta sebaran kepakaran profesional.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Kesehatan & Kesejahteraan

Pos kesehatan pesantren, bakti sosial pengobatan gratis, penyuluhan pencegahan stunting daerah rural Kediri.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Riset & Pengembangan Keilmuan

Penerbitan jurnal periodik pemikiran Nahdliyin, kurasi buku karya akademisi NU Kediri, riset antropologis cagar budaya lokal.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Teknologi & Transformasi Digital

Layanan digitalisasi pesantren, pembuatan sistem administrasi berbasis QR Code, pelatihan AI untuk ustadz pemula.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Kebudayaan, Seni & Olahraga

Revitalisasi seni musik tradisional pesantren, dokumentasi silsilah ulama Kediri, gelaran liga persahabatan santri.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →

Kemitraan, Kerja Sama & Pengabdian

Sinergi lembaga kemitraan multisektoral, dana beasiswa santri berprestasi, program bakti desa binaan terpadu.

Ruang Terbit Publikasi Buka Ruang →
Ibu Siti UMKM

Bukti Riil Pengabdian

Mengalirkan Dampak, Bukan Sekadar Seremoni

Kami percaya kepakaran akademis sarjana baru bernilai bila menjelma menjadi perubahan konkret di tengah-tengah masyarakat akar rumput Kediri.

106+ Tulisan Ilmiah & Opini

Gagasan sarjana yang dipublikasikan terbuka.

45 UMKM Bersertifikat Halal

Pendampingan penuh Dep. Ekonomi.

15 Pesantren Terdigitalisasi

Sistem administrasi modern & AI dakwah.

500+ Anggota Sarjana Terdata

Tersebar di 26 kecamatan Kabupaten Kediri.

Cakrawala Kebijaksanaan

Pemikiran Terbaru Sarjana

ahad-pagi 3 menit membaca

Paragraf [2]

cATATAN kali ini masih berkutat pada dua contoh paragraf. Paragraf pertama ditulis KH Abdurrahman Wahid [Gus Dur]. Sedang yang kedua ditulis dosen saya di Universitas Negeri Malang, Prof. Abdul Wahab. Gus Dur menulis dalam sebuah buku berjudul, Memelihara Umat, Kiai Pesantren – Kiai Langgar di Jawa, karya Pradjarta Dirdjosandjoto terbitan LKiS, 1999. Di buku ini, Gus Dur menulis kata pengantar. Sedangkan Prof Abdul Wahab menulis di buku karyanya, Menulis Karya Ilmiah. Buku ini ditulis bersama Lies Amin Lestari, terbitan Airlangga University Press, 1999. Singkatnya, dengan contoh paragraf ini, dapat menambah pengetahuan tentang paragraf.

ahad-pagi 2 menit membaca

Paragraf [1]

CATATAN kali ini saya ingin beri tentang contoh paragraf yang maut dan mantab, minimal menurut saya. Contoh paragraf ini saya temukan di banyak buku. Kali ini, saya nukilkan satu dulu. Saya ambil dari buku Falsafah Jawa karya Prof Sumardi Endraswara [2003, 1].

ahad-pagi 2 menit membaca

Sinergi [5]

SETELAH bagian keempat, ternyata banyak pembaca yang menunggu kelanjutan seri tulisan tentang sinergi. Kali ini, dibahas bagian ketiga, “Saya menyelidiki Anda.” Apa saja penjelasannya? Stephen R Covey mulai dengan ungkapan bernas. Ungkapan ini setidaknya mampu memberikan pemahaman tentang apa maksud dari “menyelidiki Anda”. Simak ya.

ahad-pagi 2 menit membaca

NU

TIDAK tahu kenapa, pikiran saya ingin sekali membuat catatan ringan tentang NU. Saya sangat tahu diri, bahwa saya tidak mempunyai keahlian tentang NU. Setidaknya, saya ingin membuat tentang NU yang saya baca, dan saya alami sebagai warga NU. Saya mencoba menjabarkan beberapa sudut pandang; jumlah warganya, sistem organisasi, sosial budaya, politik kebangsaan dan dakwah kekinian. Kelima perspektif ini bagi saya sangat penting untuk melihat NU ke depan.

ahad-pagi 3 menit membaca

Santri Gus Dur

SETIDAKNYA, tulisan ini ingin melihat dua sisi santri. Sisi pertama, santri melakoni kehidupan di pesantren dengan humor, santai, bahkan cenderung tidak memikirkan dunia. Mereka mengikuti kegiatan pondok dengan tanpa beban. Waktunya ngaji, ikut. Waktunya ngopi, antri duluan. Sisi kedua, mereka memandang kehidupan di pesantren sebagai bekal hidupnya di kemudian hari. Mereka hidup dengan serius. Biasanya, mereka sudah dipersiapkan orang tuanya menjadi penerus kelak. Meski ada dua sisi, tapi terkadang dua sisi ini bercampur menjadi satu dalam diri santri; hobi ngopi danmahir baca kitab.

ahad-pagi 2 menit membaca

Sinergi [4]

MENGAPA “Saya melihat Anda” dijadikan Covey sebagai paradigma kedua? Karena paradigma ini membahas karakter atau kepribadian seseorang. Karakter yang bagaimana? Karakter yang dimiliki seseorang dalam melihat orang lain. Maksudnya? Saya dan Anda adalah manusia bukan benda. Oleh karena itu, paradigma ini ingin mengatakan pada kita bahwa setiap manusia itu punya potensi. Jangan disamakan dengan benda mati. Itulah kenapa, “Saya melihat Anda atau I see you dipakai Covey untuk menjelaskan pentingnya sinergi.

The Think-Tank Center

Pusat Kajian, Riset & Policy Brief

Dokumen kajian strategis, draf kebijakan publik daerah, jurnal berkala ISNU Kediri, dan berkas rekomendasi ilmiah yang dapat diunduh bebas (*Open Access*).

Jurnal Ilmiah ISNU

Indonesian Journal of Social and Education

Indonesian Journal of Social and Education adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh INDEPENDENT PARTNER GENERATION yang menerbitkan artikel-artikel di bidang sosial dan ilmu pendidikan, beserta cabang-cabangnya. | PDF 0.24 MB

Unduh