Bahas Geopolitik Global, ISNU Gelar Halaqoh Nasional
Kediri – Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menggelar Halaqoh Nasional Sarjana Nahdlatul Ulama di Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Ahad, (21/6/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Masa Depan Indonesia di Tengah Tekanan Ekonomi dan Geopolitik Global: Agenda Intelektual Nahdliyin di Awal Abad Kedua.”

Forum ini menjadi ruang konsolidasi pemikiran para sarjana Nahdlatul Ulama dalam merespons berbagai tantangan strategis bangsa, mulai dari dinamika geopolitik internasional, ketahanan ekonomi nasional, pembangunan sumber daya manusia, hingga penguatan peran intelektual Nahdliyin dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pada Sesi I yang mengangkat tema “Menjaga Kedaulatan dan Keadilan Sosial di Tengah Gelombang Global”, hadir sejumlah narasumber nasional, antara lain: Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, Waketum PP ISNU sekaligus Komisaris Bank Jatim, Prof. Dr. H. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D, Komisioner Ombudsman RI, Dr. Abdul Ghoffar, S.Pd.I., S.H., M.H, dan Ketua KPAI, Dr. Aris Adi Leksono, M.P., M.Pd.
Dalam forum tersebut, para pembicara menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan bangsa, memperkuat keadilan sosial, serta memastikan pembangunan nasional tetap berpihak kepada masyarakat di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dan geopolitik global.
Sementara pada Sesi II yang mengangkat tema “Membangun Ketahanan Ekonomi dan Sumber Daya Nasional”, hadir narasumber:
Menteri ATR/Kepala BPN RI, H. Nusron Wahid, S.S., M.Si, Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid, Ketua Umum PP JATMAN sekaligus Komisaris Independen PT PLN, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, M.Si., M.Hum, Sekjen Kementerian Agama RI sekaligus Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A, dan Ketua KPI Pusat, Ubaidillah.[]


Leave a Comment