Konfercab V ISNU Kabupaten Kediri Tetapkan Ketua Baru

Kediri – Konferensi Cabang (Konfercab) V Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Kediri yang digelar pada Ahad, 7 Juni 2026 di Aula SDNU Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, menetapkan sahabat Sholihuddin, M.Pd. sebagai Ketua PC ISNU Kabupaten Kediri Masa Khidmat 2026–2030. Terpilihnya Sholihuddin menjadi momentum penting bagi keberlanjutan gerakan intelektual NU di Kabupaten Kediri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan dinamis.

Konfercab V mengusung tema “Penguatan Tradisi Keilmuan sebagai Basis Transformasi Organisasi di Era Digital.” Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus arah gerak organisasi agar ISNU tetap menjadi wadah berhimpunnya para sarjana NU yang mampu berkontribusi bagi kemajuan organisasi, masyarakat, dan bangsa melalui pendekatan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban, Sholihuddin yang saat itu masih menjabat Ketua PC ISNU periode 2022–2026 mengawali sambutannya dengan permohonan maaf kepada seluruh peserta konferensi. Ia mengakui bahwa selama empat tahun masih terdapat sejumlah program yang belum dapat terlaksana secara optimal. Namun demikian, berbagai upaya telah dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan organisasi dan dukungan para pengurus di semua tingkatan.

Menurutnya, capaian organisasi selama periode sebelumnya tetap patut disyukuri. Pada bidang organisasi, ISNU berhasil membentuk 23 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari target 26 PAC yang ada di Kabupaten Kediri. Capaian ini menjadi pondasi penting bagi penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan memperluas jangkauan program-program ISNU di daerah.

Di bidang kajian dan keilmuan, ISNU secara konsisten menggelar berbagai diskusi, seminar, dan kajian ke-NU-an baik secara luring maupun daring. Sementara itu, bidang ekonomi aktif melakukan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Pada bidang pendidikan, ISNU menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan di Desa Slumbung melalui berbagai kegiatan akademik dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Tidak hanya itu, bidang kesehatan turut menghadirkan inovasi melalui podcast Ramadan yang mengangkat isu kesehatan masyarakat. Bidang digital mengembangkan program pelatihan public speaking dan pemilihan Duta ISNU sebagai sarana kaderisasi generasi muda. Sedangkan bidang hukum aktif menjalin sinergi dengan berbagai lembaga, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam kegiatan edukasi hukum dan demokrasi.

Berbagai kegiatan tahunan juga berhasil menjadi agenda rutin organisasi. Pada peringatan Hari Santri Nasional dan Harlah ISNU, misalnya, ISNU pernah menggelar kejuaraan pencak silat yang diikuti sekitar 200 atlet, lomba tenis meja di PAC Papar-Purwotengah, pelatihan public speaking di PAC Kandangan, hingga program Duta ISNU yang mendapat sambutan positif dari kalangan muda NU.

Dalam refleksinya, Sholihuddin mengungkapkan bahwa perjalanan ISNU Kabupaten Kediri tidak lepas dari kontribusi para ketua terdahulu. Pada masa kepemimpinan Sahabat Imaduddin, SE, misalnya, ISNU mulai membangun sinergi ekonomi dengan berbagai pelaku usaha. Pada periode berikutnya di bawah kepemimpinan Prof. Dr M Yasin dan dr. Ali Mashuri, Sp.PA, kegiatan pengobatan masyarakat, halaqah, serta forum-forum diskusi intelektual menjadi ciri khas gerakan organisasi. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk melanjutkan estafet kepemimpinan ke depan.

Sebagai ketua terpilih, Sholihuddin menegaskan pentingnya mempertemukan kualifikasi dan peluang, sebagaimana inspirasi yang pernah disampaikan oleh Gus Nadirsyah Hosen. Menurutnya, ISNU memiliki modal besar berupa sumber daya sarjana dengan latar belakang keilmuan yang beragam. Tantangan berikutnya adalah bagaimana membuka dan menciptakan peluang agar kapasitas akademik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ke depan, PC ISNU Kabupaten Kediri akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai badan otonom dan lembaga NU, serta memperluas kemitraan dengan instansi pemerintah maupun lembaga pendidikan. Beberapa peluang kerja sama yang telah dijajaki antara lain dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri dalam pendampingan sertifikasi halal, Ma’had UIN Syekh Wasil Kediri dalam penyelenggaraan workshop dan seminar, serta sejumlah lembaga pendidikan yang memiliki visi pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, penguatan PAC menjadi salah satu prioritas utama. Untuk menjaga keberlangsungan organisasi hingga tingkat kecamatan, PC ISNU bersama PAC melaksanakan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali sebagai wadah berbagi pengalaman, evaluasi program, serta penguatan jaringan antar-PAC. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi anggota sekaligus menjaga eksistensi organisasi secara berkelanjutan.

Menghadapi era digital, ISNU Kabupaten Kediri juga menyiapkan sejumlah program strategis yang relevan dengan kebutuhan zaman. Di antaranya adalah pembangunan database sarjana NU Kabupaten Kediri, pengembangan platform digital organisasi, penguatan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) bagi kader, pendampingan UMKM berbasis teknologi, pengembangan konten edukatif di media sosial, serta pembentukan pusat kajian yang mampu memberikan rekomendasi kebijakan berbasis riset kepada pemerintah daerah dan masyarakat.

Sholihuddin menegaskan bahwa tantangan organisasi ke depan tidak hanya terletak pada pengelolaan program, tetapi juga pada kemampuan membangun karakter organisasi yang tangguh dan adaptif. Menurutnya, ISNU harus memiliki semangat resilience, yakni ketangguhan dan kemampuan untuk bangkit, beradaptasi, dan terus bergerak di tengah berbagai keterbatasan. Dengan semangat tersebut, ia optimistis ISNU Kabupaten Kediri akan semakin mampu menjadi rumah besar para intelektual NU yang produktif, inovatif, dan memberi manfaat luas bagi umat.

Konfercab V pun menjadi momentum konsolidasi sekaligus awal perjalanan baru bagi ISNU Kabupaten Kediri. Dengan kepemimpinan baru dan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, organisasi para sarjana NU ini diharapkan semakin berperan dalam mengawal transformasi sosial, pendidikan, ekonomi, dan digital menuju Kabupaten Kediri yang lebih maju dan berkeadaban.[]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *