Notifikasi

Pesan sistem diletakkan di sini.

Beranda Berita Terbaru
Kabar Terkini

Berita Terbaru PC ISNU Kab. Kediri

Kumpulan artikel, agenda, dan kabar terkini dari seluruh departemen Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri.

SAMUNDANA [2]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

SAMUNDANA [2]

“parine dipangani den bagus” Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jawa biasanya menularkan nilai-nilai hidup lewat sanepa. Pasemon atau sanepa adalah gaya bahasa dalam bahasa Jawa. Biasanya, kata ini digunakan melebih-lebihkan sesuatu, yang mempunyai arti sebaliknya. Sanepa bisa berarti sindiran halus. Siapa yang tahu persis makna sanepa? Penciptanya sendiri. Orang lain hanya menerka maknanya.

SAMUDANA [1]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

SAMUDANA [1]

Kulo nuwun Mangga Niku sinten? Kula Kula sinten? Kula nuwun Tidak banyak yang tahu, ungkapan populer di atas adalah lagu No Koes. Lagu pop Jawa berjudul Kulo Nuwun diciptakan Koes Bersaudara atau keluarga Koeswoyo. Mereka adalah John, Tonny, Yon, Yok dan Nomo. Koes Bersaudara adalah grup musik legendaris tahun 60-an asal Tuban. Mereka telah menciptakan 203 lagu dalam 17 album.

PNS
Ahad pagi 29 Juli 2026 3 menit membaca

PNS

“Ora perlu padang, sing penting murup. “Ora perlu akeh, sing penting cukup”. Pasti, banyak yang menduga judul ini singkatan dari Pegawai Negeri Sipil, padahal bukan. Judul diatas merupakan sebuah lagu terbaru Didik Budi feat Tri Suaka. PNS, bagi Didik Budi adalah Pengangguran Nampak Sukses. Saya yakin, tujuan membuat judul ini agar mudah diingat. Ingat PNS, ingat lagu ini. Meski, jika dipanjangkan, arti dan maknanya beda.

‘Neng, Ning, Nung’ [2]*
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

‘Neng, Ning, Nung’ [2]*

Bagaimana contoh ketiga konsep dunung, wening dan meneng dalam kehidupan sehari-hari? Dunung, dalam budaya Jawa, sering disandingkan dengan konsep ojo dumeh. Konsep ini punya arti jangan merasa tinggi diri. Bisa juga berarti, jangan merasa paling tahu. Kita ambil contoh, dalam adat Jawa seperti kenduren atau slametan. Biasanya ada sesepuh yang memimpin doa, yang muda mendengarkan dan penuh hormat mengamini. Di sini, dunung berarti memahami tempat dan peran masing-masing. Juga, berarti menerapkan tata krama dalam berinteraksi dengan orang yang lebih tua. Mereka yang masih muda ngajeni (menghormati) yang tua.

‘Neng, Ning, Nung’ [1]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

‘Neng, Ning, Nung’ [1]

Orang Jawa itu kaya ungkapan penuh daya magis. Banyak ungkapan Jawa membuat kita ‘makjleb’ dibuatnya. Kata ‘neng’, ‘ning’, ‘nung’ adalah contohnya. Jika dipanjangkan, ‘neng’ berarti ‘meneng’. ‘Ning’ artinya ‘wening’, dan ‘nung’ berarti ‘dunung’. Azzura menyebut ‘nung’ dengan ‘hanung’. Lhaa, mana daya magis dan makjebnya? Teruskan bacanya!