Notifikasi

Pesan sistem diletakkan di sini.

Beranda Berita Terbaru
Kabar Terkini

Berita Terbaru PC ISNU Kab. Kediri

Kumpulan artikel, agenda, dan kabar terkini dari seluruh departemen Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri.

Paragraf [5]
Ahad pagi 29 Juli 2026 3 menit membaca

Paragraf [5]

Pertanyaan bagian paragraf [4], bagaimana, agar kita bisa membuat paragraf yang utuh dan runtut? Sebelum menjawab, saya jelaskan tentang kerangka sederhana membuat paragraf. Kerangka ini saya ambil dari buku Prof Abdul Wahab. Misalnya, kita membuat sebuah paragraf dengan 5 kalimat. Rinciannya sebagai berikut: Kalimat 1: kalimat topik. Kalimat 2: kalimat pendukung 1 Kalimat 3: kalimat pendukung 2 Kalimat 4: kalimat pendukung 3 Kalimat 5: kalimat penyimpul atau kesimpulan.

Dalil-Dalil Agama Gus Dur
Ahad pagi 29 Juli 2026 4 menit membaca

Dalil-Dalil Agama Gus Dur

APA saja isi buku ini? Hanya satu, dalil. Itu saja? Ya. Mulai bagian pertama sampai terakhir menguraikan tentang dalil. Ahh, yang bener saja, kiai Nur Khalik Ridwan, penulis buku ini hanya membahas dalil? Iya, benar. Buku dengan tebal 378 halaman ini hanya berisi dalil. Masih saja tidak percaya, beli bukunya, haha. Yakinlah pada saya, bahwa isi buku ini tentang dalil.

Paragraf [4]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

Paragraf [4]

Secara teori, paragraf dikatakan baik jika memenuhi tiga unsur. Apa saja? Kalimat topik, kalimat-kalimat penunjang, dan kalimat penyimpul. Kalimat topik berisi gagasan utama dan batasan masalah. Kalimat penunjang berperan menjelaskan kalimat topik. Kalimat akhir biasanya berupa kalimat yang berisi kesimpulan dan juga berupa kalimat yang akan dilanjutkan di paragraf berikutnya. Kalimat topik dan kalimat penyimpul boleh berbeda, tapi intinya sama.

Paragraf [3]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

Paragraf [3]

“Contoh tulisan Prof Abdul Wahab mana mas? Ahad depan ya, insya Allah,” begitu saya mengakhiri tulisan bagian 2. Contoh tulisan paragraf yang ditulis Prof Abdul Wahab ini menginspirasi saya. Setidaknya, saya akan mencontoh cara membuat paragraf seperti beliau.

Paragraf [2]
Ahad pagi 29 Juli 2026 3 menit membaca

Paragraf [2]

cATATAN kali ini masih berkutat pada dua contoh paragraf. Paragraf pertama ditulis KH Abdurrahman Wahid [Gus Dur]. Sedang yang kedua ditulis dosen saya di Universitas Negeri Malang, Prof. Abdul Wahab. Gus Dur menulis dalam sebuah buku berjudul, Memelihara Umat, Kiai Pesantren – Kiai Langgar di Jawa, karya Pradjarta Dirdjosandjoto terbitan LKiS, 1999. Di buku ini, Gus Dur menulis kata pengantar. Sedangkan Prof Abdul Wahab menulis di buku karyanya, Menulis Karya Ilmiah. Buku ini ditulis bersama Lies Amin Lestari, terbitan Airlangga University Press, 1999. Singkatnya, dengan contoh paragraf ini, dapat menambah pengetahuan tentang paragraf.