SAK MADYO*
Kandungan buku ini jika diringkas –merujuk pada judul buku— menjadi satu kata, taqwa. Kata ini umum didefinisikan sebagai menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya. Perintah dan larangan, menurut penulis buku ini, A. Musthofa Bisri atau Gus Mus, sangat banyak [hal. 33 & 39], baik bersifat individu ataupun sosial. Perintah individu seperti shalat, zakat, puasa dan haji. Juga, menepati janji, menyantuni anak yatim, menghormati tamu, misalnya adalah perintah lain berbingkai sosial kemasyarakatan. Begitu pula dengan larangan. Misalnya, larangan meninggalkan shalat, berbohong, tidak menepati janji, dan sebagainya. Singkatnya, taqwa berarti taat dan patuh pada yang diperintah dan dilarang.