Notifikasi

Pesan sistem diletakkan di sini.

Beranda Berita Terbaru
Kabar Terkini

Berita Terbaru PC ISNU Kab. Kediri

Kumpulan artikel, agenda, dan kabar terkini dari seluruh departemen Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri.

ISLAM [4]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

ISLAM [4]

SEKALI lagi, saya merasa penasaran dengan istilah humanisme. Saya cari lagi istilah tersebut. Tidak sulit menemukannya. KBBI menyedot perhatian saya dengan mengurai empat arti. Kali ini, saya nukil dua saja. Pertama, humanisme adalah aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik, dan kedua, kemanusiaan. Penasaran saya sedikit terobati. Karena itu, jika suatu saat nanti ada yang mengatakan tentang istilah ini, maka yakinlah dipikiran saya tertuju pada kemanusiaan, titik.

ISLAM [3]
Ahad pagi 29 Juli 2026 3 menit membaca

ISLAM [3]

SAYA ingin mengganti judul di atas dengan agak keren atau menukik, humanisme Gus Dur. Kenapa? Karena saya ingin fokus menjelaskan sosok Gus Dur yang disebut berbagai kalangan sebagai tokoh humanis. Kenapa tidak diganti saja? Tidak. Karena catatan ini masih bersambung dengan kemarin. Agaknya, keren atau menukik tidak harus pada judul, tapi isi dan penyajian tulisannya.

Islam [2]
Ahad pagi 29 Juli 2026 2 menit membaca

Islam [2]

DUA penulis menguraikan tentang sosok Gus Dur dengan cara berbeda. Saya meyakini, tulisan dua penulis berdasar data. Mereka adalah Marzuki Wahid [MW] dan Nur Khalik Ridwan [NKR]. MW menulis tentang peta intelektualisme dan tema pokok pemikiran Gus Dur. Sedangkan NKR menulis sebuah buku berjudul, Ajaran-ajaran Gus Dur: Syarah 9 Nilai Utama Gus Dur. Kedua penulis ini ingin menyajikan sosok Gus Dur dari berbagai sumber terpercaya. Tulisan MW tersebut dimuat di web fahmina.or.id. Singkatnya, dari dua tulisan ini, kita semakin paham alur pemikiran Gus Dur.

ISLAM [1]
Ahad pagi 29 Juli 2026 1 menit membaca

ISLAM [1]

BAGAIMANA pandangan Gus Dur tentang Islam? Bagi Gus Dur, Islam harus dilihat dari tiga sudut pandang; saya, Anda dan kita. Ketiga bagian ini berbeda dalam memandang Islam. Saya, Anda dan kita berbeda pandangan. Perbedaan ini manusiawi dan harus disyukuri. Mensyukuri perbedaan pandangan harus dirayakan. Singkatnya, ketiga bagian itulah konsep Gus Dur dalam memandang Islam.

SAK MADYO*
Ahad pagi 29 Juli 2026 5 menit membaca

SAK MADYO*

Kandungan buku ini jika diringkas –merujuk pada judul buku— menjadi satu kata, taqwa. Kata ini umum didefinisikan sebagai menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya. Perintah dan larangan, menurut penulis buku ini, A. Musthofa Bisri atau Gus Mus, sangat banyak [hal. 33 & 39], baik bersifat individu ataupun sosial. Perintah individu seperti shalat, zakat, puasa dan haji. Juga, menepati janji, menyantuni anak yatim, menghormati tamu, misalnya adalah perintah lain berbingkai sosial kemasyarakatan. Begitu pula dengan larangan. Misalnya, larangan meninggalkan shalat, berbohong, tidak menepati janji, dan sebagainya. Singkatnya, taqwa berarti taat dan patuh pada yang diperintah dan dilarang.