ISLAM [4]
SEKALI lagi, saya merasa penasaran dengan istilah humanisme. Saya cari lagi istilah tersebut. Tidak sulit menemukannya. KBBI menyedot perhatian saya dengan mengurai empat arti. Kali ini, saya nukil dua saja. Pertama, humanisme adalah aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik, dan kedua, kemanusiaan. Penasaran […]
ISLAM [3]
SAYA ingin mengganti judul di atas dengan agak keren atau menukik, humanisme Gus Dur. Kenapa? Karena saya ingin fokus menjelaskan sosok Gus Dur yang disebut berbagai kalangan sebagai tokoh humanis. Kenapa tidak diganti saja? Tidak. Karena catatan ini masih bersambung dengan kemarin. Agaknya, keren atau menukik tidak harus pada judul, […]
Islam [2]
DUA penulis menguraikan tentang sosok Gus Dur dengan cara berbeda. Saya meyakini, tulisan dua penulis berdasar data. Mereka adalah Marzuki Wahid [MW] dan Nur Khalik Ridwan [NKR]. MW menulis tentang peta intelektualisme dan tema pokok pemikiran Gus Dur. Sedangkan NKR menulis sebuah buku berjudul, Ajaran-ajaran Gus Dur: Syarah 9 Nilai […]
ISLAM [1]
BAGAIMANA pandangan Gus Dur tentang Islam? Bagi Gus Dur, Islam harus dilihat dari tiga sudut pandang; saya, Anda dan kita. Ketiga bagian ini berbeda dalam memandang Islam. Saya, Anda dan kita berbeda pandangan. Perbedaan ini manusiawi dan harus disyukuri. Mensyukuri perbedaan pandangan harus dirayakan. Singkatnya, ketiga bagian itulah konsep Gus […]
SAK MADYO*
Kandungan buku ini jika diringkas –merujuk pada judul buku— menjadi satu kata, taqwa. Kata ini umum didefinisikan sebagai menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya. Perintah dan larangan, menurut penulis buku ini, A. Musthofa Bisri atau Gus Mus, sangat banyak [hal. 33 & 39], baik bersifat individu ataupun sosial. Perintah individu seperti […]
Paragraf [5]
Pertanyaan bagian paragraf [4], bagaimana, agar kita bisa membuat paragraf yang utuh dan runtut? Sebelum menjawab, saya jelaskan tentang kerangka sederhana membuat paragraf. Kerangka ini saya ambil dari buku Prof Abdul Wahab. Misalnya, kita membuat sebuah paragraf dengan 5 kalimat. Rinciannya sebagai berikut: Kalimat 1: kalimat topik. Kalimat 2: kalimat […]
Dalil-Dalil Agama Gus Dur
APA saja isi buku ini? Hanya satu, dalil. Itu saja? Ya. Mulai bagian pertama sampai terakhir menguraikan tentang dalil. Ahh, yang bener saja, kiai Nur Khalik Ridwan, penulis buku ini hanya membahas dalil? Iya, benar. Buku dengan tebal 378 halaman ini hanya berisi dalil.
Paragraf [4]
Secara teori, paragraf dikatakan baik jika memenuhi tiga unsur. Apa saja? Kalimat topik, kalimat-kalimat penunjang, dan kalimat penyimpul.
Paragraf [3]
“Contoh tulisan Prof Abdul Wahab mana mas? Ahad depan ya, insya Allah,” begitu saya mengakhiri tulisan bagian 2. Contoh tulisan paragraf yang ditulis Prof Abdul Wahab ini menginspirasi saya. Setidaknya, saya akan mencontoh cara membuat paragraf seperti beliau.
Paragraf [2]
CATATAN kali ini masih berkutat pada dua contoh paragraf. Paragraf pertama ditulis KH Abdurrahman Wahid [Gus Dur]. Sedang yang kedua ditulis dosen saya di Universitas Negeri Malang, Prof. Abdul Wahab. Gus Dur menulis dalam sebuah buku berjudul, Memelihara Umat, Kiai Pesantren – Kiai Langgar di Jawa, karya Pradjarta Dirdjosandjoto terbitan […]