Kridha Lumahing Asta
tan becik menawa jalmaamung kridha lumahing asta Menelusuri pepatah Jawa, saya diajak bertemu dengan kridha lumahing asta. Menurut dera.desa.id, kata kridha mempunyai arti gerak, gerakan, atau tindakan. Asta berarti tangan. Sedangkan lumahing terambil dari kata lumah atau mlumah yang artinya telentang. Jika digabung, pepatah ini berarti gerak atau gerakan menengadahkan […]
SAMUDANA [2]
“parine dipangani den bagus” Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jawa biasanya menularkan nilai-nilai hidup lewat sanepa. Pasemon atau sanepa adalah gaya bahasa dalam bahasa Jawa. Biasanya, kata ini digunakan melebih-lebihkan sesuatu, yang mempunyai arti sebaliknya. Sanepa bisa berarti sindiran halus. Siapa yang tahu persis makna sanepa? Penciptanya sendiri. Orang lain hanya […]
SAMUDANA [1]
Kulo nuwunManggaNiku sinten?KulaKula sinten?Kula nuwun Tidak banyak yang tahu, ungkapan populer di atas adalah lagu No Koes. Lagu pop Jawa berjudul Kulo Nuwun diciptakan Koes Bersaudara atau keluarga Koeswoyo. Mereka adalah John, Tonny, Yon, Yok dan Nomo. Koes Bersaudara adalah grup musik legendaris tahun 60-an asal Tuban. Mereka telah menciptakan […]
PNS
“Ora perlu padang, sing penting murup.“Ora perlu akeh, sing penting cukup”. Pasti, banyak yang menduga judul ini singkatan dari Pegawai Negeri Sipil, padahal bukan. Judul diatas merupakan sebuah lagu terbaru Didik Budi feat Tri Suaka. PNS, bagi Didik Budi adalah Pengangguran Nampak Sukses. Saya yakin, tujuan membuat judul ini agar […]
‘Neng, Ning, Nung’ [2]*
Bagaimana contoh ketiga konsep dunung, wening dan meneng dalam kehidupan sehari-hari? Dunung, dalam budaya Jawa, sering disandingkan dengan konsep ojo dumeh. Konsep ini punya arti jangan merasa tinggi diri. Bisa juga berarti, jangan merasa paling tahu. Kita ambil contoh, dalam adat Jawa seperti kenduren atau slametan. Biasanya ada sesepuh yang […]
‘Neng, Ning, Nung’ [1]
Orang Jawa itu kaya ungkapan penuh daya magis. Banyak ungkapan Jawa membuat kita ‘makjleb’ dibuatnya. Kata ‘neng’, ‘ning’, ‘nung’ adalah contohnya. Jika dipanjangkan, ‘neng’ berarti ‘meneng’. ‘Ning’ artinya ‘wening’, dan ‘nung’ berarti ‘dunung’. Azzura menyebut ‘nung’ dengan ‘hanung’. Lhaa, mana daya magis dan makjebnya? Teruskan bacanya! Kita bahas kata ‘dunung’. […]
Antropolinguistik [3]
Apa beda antropolinguistik dan etnolinguistik? Agak sulit membedakan keduanya. Kata pertama, fokus pada hubungan antara bahasa dan kebudayaan. Misalnya, mempelajari peranan bahasa atau cara seseorang berkomunikasi dengan orang lain yang budayanya berbeda. Bagi antropolinguistik, bahasa dan budaya suatu masyarakat selalu mengalami perkembangan. Kata kedua menitikberatkan pada unsur bahasa dan kebudayaan […]
Antropolinguistik [2]
Apa itu antropolinguistik? Kata dari antropologi dan linguistik atau linguistic and anthropology dijadikan satu. Kata ini merupakan bidang ilmu interdisipliner yang mempelajari hubungan bahasa dengan seluk-beluk kehidupan manusia termasuk kebudayaan sebagai seluk-beluk inti kehidupan manusia
Antropolinguistik [1]
Mengapa memakai judul ini? Karena saya suka. Suka saja tidak cukup, saya kemudian mencari tahu tentang arti dan seluk beluk judul ini. Hampir satu bulan, saya berselancar ke sana kemari, mondar-mandir. Karena suka, tidak terasa, saya mendapatkan puluhan hampir ratusan sumber bacaan. Karena suka, saya ingin berbagi mengenai judul ini. […]
Kontemplasi [4]
Slogan terakhir adalah menanam untuk bangsa. Saya menduga, slogan terakhir ini bentuk aksi dari slogan pertama, dari kontemplasi menuju aksi. Kata dasar dari menanam adalah tanam. Tanam atau bertanam berupa kata kerja. Kata ini punya arti melakukan pekerjaan tanam-menanam. Kata melakukan berarti beraksi, bergerak dan juga berjalan. Menanam untuk bangsa […]





