‘Neng, Ning, Nung’ [2]*
Bagaimana contoh ketiga konsep dunung, wening dan meneng dalam kehidupan sehari-hari? Dunung, dalam budaya Jawa, sering disandingkan dengan konsep ojo dumeh. Konsep ini punya arti jangan merasa tinggi diri. Bisa juga berarti, jangan merasa paling tahu. Kita ambil contoh, dalam adat Jawa seperti kenduren atau slametan. Biasanya ada sesepuh yang […]
MERDEKA BELAJAR : Antara Bebas dan Batasan
Sehari sebelum menulis artikel ini, saya sempat mengikuti kelas MOOC (Massive Open Online-Course) dari platform futurelearn.com. Judul kursus tersebut adalah Your Essentials Guide to University Life yang diprakarsai oleh kampus University of Reading (UoR).
Antropolinguistik [2]
Apa itu antropolinguistik? Kata dari antropologi dan linguistik atau linguistic and anthropology dijadikan satu. Kata ini merupakan bidang ilmu interdisipliner yang mempelajari hubungan bahasa dengan seluk-beluk kehidupan manusia termasuk kebudayaan sebagai seluk-beluk inti kehidupan manusia
Antropolinguistik [1]
Mengapa memakai judul ini? Karena saya suka. Suka saja tidak cukup, saya kemudian mencari tahu tentang arti dan seluk beluk judul ini. Hampir satu bulan, saya berselancar ke sana kemari, mondar-mandir. Karena suka, tidak terasa, saya mendapatkan puluhan hampir ratusan sumber bacaan. Karena suka, saya ingin berbagi mengenai judul ini. […]
Kontemplasi [4]
Slogan terakhir adalah menanam untuk bangsa. Saya menduga, slogan terakhir ini bentuk aksi dari slogan pertama, dari kontemplasi menuju aksi. Kata dasar dari menanam adalah tanam. Tanam atau bertanam berupa kata kerja. Kata ini punya arti melakukan pekerjaan tanam-menanam. Kata melakukan berarti beraksi, bergerak dan juga berjalan. Menanam untuk bangsa […]
Kontemplasi [3]
APA makna slogan ketiga, merangkul umat? Ada dua kata, merangkul dan umat. Rangkul atau merangkul adalah melingkarkan lengan pada pundak (tubuh, pinggang, dan sebagainya). Merangkul juga mempunyai arti memepetkan badan pada badan, mendekap dan atau memeluk. Sedangkan kata umat mempunyai dua arti. Umat berarti para penganut (pemeluk, pengikut) suatu agama […]
Kontemplasi [2]
DALAM jejak digital, kita dapat mengetahui siapa yang pertama kali mempopulerkan tagline ini. Kita temukan jejaknya dalam web travel.kompas.com. Dia adalah Ali Masykur Musa. Dalam sambutan pengukuhan pengurus pusat ISNU, sebagai ketua terpilih mengatakan, ISNU hadir menyapa semua, merangkul umat dan menanam untuk bangsa. ISNU bergerak dari ranah kontemplasi menuju […]
Kontemplasi [1]
CATATAN kali tentang sebuah tagline. Bunyinya, “Dari kontemplasi menuju aksi, menyapa semua, merangkul umat dan menanam untuk bangsa. Tagline ini dikenal di kalangan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama [ISNU]. Tagline yang berarti slogan atau semboyan berguna memberikan semangat dalam setiap gerak dan langkah. Intinya, saya akan bahas tagline ini. Slogan pertama […]
Bahasa & Budaya [9]
DALAM mengkaji bahasa dan budaya, kita menemukan keduanya saling terkait. Bahasa hadir, budaya juga hadir di sana. Keduanya hadir bersamaan. Keduanya saling tali-temali keberadaannya. Singkatnya, keduanya tidak dapat dipisahkan. Pelaku utama bahasa dan budaya adalah masyarakat. Masyarakat, dalam KBBI berarti sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh suatu kebudayaan […]
Bahasa & Budaya [7]
FERDINAND de Saussure membedakan tiga istilah terkait bahasa, yaitu langue, langage dan parole. Ketiga istilah ini tidak mudah dijelaskan. Saya mencari beberapa buku rujukan terkait ini, tapi tidak menemukan penjelasan yang jelas. Saya berkali-kali menemukan istilah ini dalam buku sosiolinguistik, tapi sekali lagi, tidak menemukan kejelasan. Apakah saya yang sulit […]


