Bahasa & Budaya [6]
DI samping bersifat arbitrer,bahasa adalah kesepakatan atau konvensi. Gorys Keraf, Mudjia Rahardjo, dan Harimurti Kridalaksana secara berbeda mengartikan istilah ini, meski intinya sama. Keraf menyebut, makna sebuah kata tergantung dari konvensi (kesepakatan) masyarakat yang bersangkutan. Mudjia Rahardjo menyebut, bahasa berkembang berdasarkan suatu aturan yang disepakati oleh pemakainya. Sedangkan Harimurti Kridalaksana, […]
BAHASA & BUDAYA [5]
SALAH satu pengertian bahasa adalah arbitrer, apa maksudnya? Bahasa itu manasuka atau suka-suka. Arbitrer merupakan kata sifat, yang dalam KBBI punyai dua arti; sewenang-sewenang dan manasuka. Kata manasuka juga mempunyai dua arti; sesuka hati dan dengan sukarela. Arti kata ini berkembang, dosen saya di UIN Maliki Malang, Mudjia Rahardjo menyebut, […]
BAHASA & BUDAYA [4]
CATATAN kali mengulas tentang simbol bunyi. Gorys Keraf mengatakan, bahasa menggunakan simbol-simbol vokal atau bunyi ujaran. Simbol ini diperkuat dengan misalnya menggerakkan tubuh atau anggota badan. Simbol bunyi demikian, memberikan makna yang dicerap panca indera. Itulah simbol bunyi yang digunakan untuk berkomunikasi. Apa itu ujaran? Harimurti Kridalaksana menyebut, ujaran adalah kalimat […]
BAHASA & BUDAYA [3]
BAHASA adalah adalah alat komunikasi. Mulai catatan pertama sampai ketiga, saya masih mengupas ini. Komunikasi yang bagaimana? Abdul Chaer dan Leonie Agustina menyebut komunikasi itu berupa proses pertukaran informasi antarindividu melalui sistem simbol, tanda atau tingkah laku yang umum. Dalam proses komunikasi, terdapat dua atau lebih yang mempunyai peran berbeda. […]
BAHASA & BUDAYA [2]
GORYS Keraf membagi 5 bagian pengertian bahasa. Kelima bagian itu adalah alat komunikasi, anggota masyarakat, simbol bunyi, alat ucap, dan arbitrer. Istilah bahasa merupakan alat komunikasi sudah sering kita tahu. Komunikasi yang bagaimana? Butuh penjelasan mendalam. Keraf menyebut komunikasi antar anggota masyarakat yang dilakukan dua orang atau lebih, itulah bahasa. […]
Bahasa dan Budaya [1]
APAKAH bunyi gendang, lukisan, atau gambar itu termasuk bahasa? Saya jawab tegas, tidak. Apakah bahasa itu bagian dari budaya atau kebudayaan? Saya tegas menjawab, ya. Bagaimana penjelasannya? Sabar woy, sabar. Singkatnya, ada pengertian tersendiri tentang bahasa dan budaya. Keduanya dijelaskan dengan contoh. Saya mencermati berbagai tulisan tentang pengertian bahasa, ternyata […]
ISLAM [4]
SEKALI lagi, saya merasa penasaran dengan istilah humanisme. Saya cari lagi istilah tersebut. Tidak sulit menemukannya. KBBI menyedot perhatian saya dengan mengurai empat arti. Kali ini, saya nukil dua saja. Pertama, humanisme adalah aliran yang bertujuan menghidupkan rasa perikemanusiaan dan mencita-citakan pergaulan hidup yang lebih baik, dan kedua, kemanusiaan. Penasaran […]
ISLAM [3]
SAYA ingin mengganti judul di atas dengan agak keren atau menukik, humanisme Gus Dur. Kenapa? Karena saya ingin fokus menjelaskan sosok Gus Dur yang disebut berbagai kalangan sebagai tokoh humanis. Kenapa tidak diganti saja? Tidak. Karena catatan ini masih bersambung dengan kemarin. Agaknya, keren atau menukik tidak harus pada judul, […]
Islam [2]
DUA penulis menguraikan tentang sosok Gus Dur dengan cara berbeda. Saya meyakini, tulisan dua penulis berdasar data. Mereka adalah Marzuki Wahid [MW] dan Nur Khalik Ridwan [NKR]. MW menulis tentang peta intelektualisme dan tema pokok pemikiran Gus Dur. Sedangkan NKR menulis sebuah buku berjudul, Ajaran-ajaran Gus Dur: Syarah 9 Nilai […]
ISLAM [1]
BAGAIMANA pandangan Gus Dur tentang Islam? Bagi Gus Dur, Islam harus dilihat dari tiga sudut pandang; saya, Anda dan kita. Ketiga bagian ini berbeda dalam memandang Islam. Saya, Anda dan kita berbeda pandangan. Perbedaan ini manusiawi dan harus disyukuri. Mensyukuri perbedaan pandangan harus dirayakan. Singkatnya, ketiga bagian itulah konsep Gus […]