Islam [2]
DUA penulis menguraikan tentang sosok Gus Dur dengan cara berbeda. Saya meyakini, tulisan dua penulis berdasar data. Mereka adalah Marzuki Wahid [MW] dan Nur Khalik Ridwan [NKR]. MW menulis tentang peta intelektualisme dan tema pokok pemikiran Gus Dur. Sedangkan NKR menulis sebuah buku berjudul, Ajaran-ajaran Gus Dur: Syarah 9 Nilai […]
ISLAM [1]
BAGAIMANA pandangan Gus Dur tentang Islam? Bagi Gus Dur, Islam harus dilihat dari tiga sudut pandang; saya, Anda dan kita. Ketiga bagian ini berbeda dalam memandang Islam. Saya, Anda dan kita berbeda pandangan. Perbedaan ini manusiawi dan harus disyukuri. Mensyukuri perbedaan pandangan harus dirayakan. Singkatnya, ketiga bagian itulah konsep Gus […]
SAK MADYO*
Kandungan buku ini jika diringkas –merujuk pada judul buku— menjadi satu kata, taqwa. Kata ini umum didefinisikan sebagai menjalankan perintah dan menjauhi laranganNya. Perintah dan larangan, menurut penulis buku ini, A. Musthofa Bisri atau Gus Mus, sangat banyak [hal. 33 & 39], baik bersifat individu ataupun sosial. Perintah individu seperti […]
Paragraf [5]
Pertanyaan bagian paragraf [4], bagaimana, agar kita bisa membuat paragraf yang utuh dan runtut? Sebelum menjawab, saya jelaskan tentang kerangka sederhana membuat paragraf. Kerangka ini saya ambil dari buku Prof Abdul Wahab. Misalnya, kita membuat sebuah paragraf dengan 5 kalimat. Rinciannya sebagai berikut: Kalimat 1: kalimat topik. Kalimat 2: kalimat […]
Dalil-Dalil Agama Gus Dur
APA saja isi buku ini? Hanya satu, dalil. Itu saja? Ya. Mulai bagian pertama sampai terakhir menguraikan tentang dalil. Ahh, yang bener saja, kiai Nur Khalik Ridwan, penulis buku ini hanya membahas dalil? Iya, benar. Buku dengan tebal 378 halaman ini hanya berisi dalil.
Paragraf [4]
Secara teori, paragraf dikatakan baik jika memenuhi tiga unsur. Apa saja? Kalimat topik, kalimat-kalimat penunjang, dan kalimat penyimpul.
Paragraf [3]
“Contoh tulisan Prof Abdul Wahab mana mas? Ahad depan ya, insya Allah,” begitu saya mengakhiri tulisan bagian 2. Contoh tulisan paragraf yang ditulis Prof Abdul Wahab ini menginspirasi saya. Setidaknya, saya akan mencontoh cara membuat paragraf seperti beliau.
Paragraf [2]
CATATAN kali ini masih berkutat pada dua contoh paragraf. Paragraf pertama ditulis KH Abdurrahman Wahid [Gus Dur]. Sedang yang kedua ditulis dosen saya di Universitas Negeri Malang, Prof. Abdul Wahab. Gus Dur menulis dalam sebuah buku berjudul, Memelihara Umat, Kiai Pesantren – Kiai Langgar di Jawa, karya Pradjarta Dirdjosandjoto terbitan […]
Konfercab XI, Kiai Nasir dan Kiai Makmun Terpilih Rais-Ketua NU Kediri
KH Abdul Nasir Badrus dan KH Huhammad Makmun Mahfud terpilih menjadi Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kediri masa khidmat 2023-2028. Keduanya ditetapkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XI yang dipusatkan di Pondok Pesantren Sirojul Ulum Semanding Pare, Kediri, Sabtu (12/11/2022). Penetapan KH Abdul Nasir Badrus sebagai Rais berdasarkan musyawarah […]
Paragraf [1]
CATATAN kali ini saya ingin beri tentang contoh paragraf yang maut dan mantab, minimal menurut saya. Contoh paragraf ini saya temukan di banyak buku. Kali ini, saya nukilkan satu dulu. Saya ambil dari buku Falsafah Jawa karya Prof Sumardi Endraswara [2003, 1]. “Dari aspek antropologis, orang Jawa memang telah lama […]