Framing [2]
APA sebenarnya framing? Pembingkaian. Itu jawaban saya pada bagian pertama tulisan ini. Kata lain dari pembingkaian? Buka dong KBBI. Di sana terdapat kata; penekanan, penajaman, pendalaman, penegasan, pengutamaan, dan penitikberatan. Hemat saya, framing adalah penonjolon atau penseleksian. Itulah arti framing. Dalam membuat berita, wartawan harus memilih isu apa yang menarik. […]
Framing [1]
TIDAK tahu kenapa, dalam beberapa hari ini, arahan mata saya tertuju pada kata frame. Apa itu frame? Apa bedanya dengan framing dan reframing? Bagaimana mengidentifikasi kata ini dalam konteks sekarang? Bagaimana konsep dan tekniknya? Sederet pertanyaan yang menanti jawaban. Setidaknya, kalau terjawab, arahan mata saya tidak tertuju kemana-mana. Dalam klasifikasi […]
Pemimpin Jawa [3]
Pemimpin Jawa berpegang pada tiga pandangan. Pertama, politik sumur dan sungai. Kedua, prasaja dan manjeng ajur-ajer, dan ketiga, suket teki. Sumur merujuk pada sikap egois. Sungai sebaliknya, untuk kepentingan umum. Prasaja bermakna sederhana dalam bersikap. Manjeng ajur-ajer berarti hadir di tengah masyarakat. Suket teki itu kuat dan tidak mengenal putus […]
Pemimpin Jawa [2]
TERNYATA, dalam kepemimpinan Jawa terdapat ciri utama. Ciri ini membedakan dengan yang lain. Misalnya, kepemimpinan Jawa berpusat pada figur tunggal. Keberadaannya selalu dikaitkan dengan pulung atau keturunan [nunggak semi]. Ciri lain, kepemimpinan Jawa mengambil konsep dari 2 agama; Islam dan Hindu. Ciri-ciri tersebut merupakan tanda bahwa kepemimpinan Jawa secara khas […]
Pemimpin Jawa [1]
DI kolom ini, saya tidak ingin mengupas apa arti pemimpin dan kepemimpinan. Keduanya punya beragam arti. Tergantung siapa dan tujuan apa mendefinisikannya. Pakar manajemen dan ahli bidang lain tentu punya arti sendiri. Ada yang mengatakan, pemimpin adalah orang yang memimpin. Kepemimpinan adalah gaya, karakter atau cara memimpin. Jika diulas akan […]
Nalar
SAYA bersyukur punya buku Nalar dan Naluri : 70 tahun Daoed Joesoef. Buku ini pemberian Dr J Kristiadi, peneliti senior CSIS. Dia juga memberi beberapa jurnal. Waktu itu, 15 Januari 1999, saya menemuinya karena mendapat tugas liputan tokoh di CSIS dan LIPI.Di LIPI, bertemu AS Hikam. Buku ini, masih tersimpan. […]
Syahadat Bumi
“Ibu bumi wis maringi Ibu bumi dilarani Ibu bumi kang ngadili Laa ilaaha Illa Allah. Al-Malikul Haqqul Mubin. Muhammadur Rasulullah. Shadiqul Wa’dil Aamiin.” Buku karya Irfan Afifi, Saya, Jawa, dan Islam dan tulisan Priskila Prima Hevina di satuharapan.com mengulas tembang ini. Judulnya, Ibu Bumi atau Syahadat Bumi. Syahadat adalah intisari […]
Tahun Baru, Lagi
“Kawan, sudah tahun baru lagi Belum juga tibakah saatnya kita menunduk memandang diri sendiri Bercermin firman Tuhan, sebelum kita dihisab-Nya” GUS MUS berbagi perasaan lewat puisi. Ekspresi bahasa puisinya kaya, penuh makna, berdaya pikat, memukau, dan menguliti diri sendiri. Puisinya mampu menggedor relung-relung rasa. Saya bertekuk lutut dalam buaian puisinya. […]
Rasa Bahasa [2]
Bahasa, bukan hanya kaidah kaku, tapi ada rasa di dalamnya. Setiap orang merasakan berbeda. Kita merasa nyaman dan saat lain merasa malas berbicara dengan orang lain. Nyaman dan malas adalah rasa. Itulah rasa bahasa. Misalnya, rasa bahasa dalam bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa al-Qur’an. Sebagian orang Islam mendengarkan lantunan […]